![]() |
| Brandmark Bank BNI dan Brandmark Garuda Indonesia |
Baca juga:
Tips Mendesain Brand 3
catatan Bungben tentang sosial, politik, manajemen, marketing praktis, marketing amal shaleh, dan strategi bisnis
![]() |
| Brandmark Bank BNI dan Brandmark Garuda Indonesia |
Seringkali kita mendengar istilah branding. Namun, apa sebanarnya maksud istilah itu.
Secara harfiah branding adalah kegiatan mengkomunikasikan brand kepada publik. Yang dikomunikasikan tentu saja bukan sekedar sebuah logo, namun segala hal yang akan dipresentasikan oleh brand tersebut.
Oleh karena itu branding tak dapat mencapai tujuan dengan baik jika tak ada sesuatu yang akan dibranding. Apa sesuatu itu? Sesuayu itu adalah brand.
Brand adalah sesuatu yang berbentuk logo, huruf atau simbol yang merepresentasikan satu kesatuan produk dan layanan. Brand merepresentasikan presepsi tentang harapan, kepuasan dan kepercayaan publik terhadap apa yang ditawarkan.
Kalau ga ada brand, lalu bagaimana?
Ya brandnya harus dibuat dulu dong. Haruskah? Ga harus sih tapi sekarang trendnya masyarakat memang begitu. Masyarakat tidak beli produk tapi beli brand. Saat ke warung klontong, kita tidak mengatakan ingin membeli pasta gigi.tapi kita ingin membeli pepsodent atau close up. Saat kita ditanya kalau mandi pake apa? Kita tidak menjawab pake sabun tapi pake Lux atau give.
Iya karena begitu banyaknya produk sejenis, brand menenjadi sangat sangat penting.
Secara kontent tak ada perbedaan yang signifikan antara pepsodent dengan close up. Tapi karena positioning pepsodent sebagai pasta gigi keluarga lalu branding pepsodent yang sangat berkharakter keluarga, maka pepsodent dipresepsikan oleh masyarakat sebagai pasta gigi yang pas buat keluarga. Nah lalu muncul close up. Close up akan gagal jika ingin dipositioningkan sebgai pasta gigi keluarga. Karena Pepsodent sudah menguasai persepsi masyarakat sebagai pasta gigi keluarga. Close up lalu muncul dengan menohok segmen remaja. Lalu brand itu dipositioningkan sebagai pasta gigi keluarga lewat branding yang berkharakter remaja dan anak muda. Di segment ini kemudian closeup dapat lebih mudah diterima.
Bismillahhirahmannirrahiim
Salah satu hasil diskusi pada forum jumatan di Masjid Kapal Ampera Jum'at yang lalu adalah perlunya dukungan dari sesama jama'ah untuk berbagi ilmu dalam pengembangan marketing produk/jasa. Untuk menjawab persoalan itu saya mengusulkan kepada pengasuh forum jumatan, Bang WalizAmpera, untuk membentuk unit layanan konsultasi marketing. Usulan itu disambut baik dengan bang WalizAmpera. Nah menindaklanjuti hal tersebut saya bermaksud akan memberikan infak profesi untuk membantu anggota jamaah forum jumatan dalam menerapkan prinsip marketing demi menunjang pengembangan bisnis milik jamaah. Bantuan tersebut dapat berupa konsultasi sampai ke bantuan tekhnis. Khusus untuk bantuan tekhnis saya hanya punya kemampuan dalam dunia komunikasi saja, khususnya dalam masalah brand dan branding.
Oleh karena itu, jika temen-temen jamaah forum jumat memerlukannya silahkan invite WA saya aja yah. Saya sengaja ga mau bikin group karena kurang efektif dalam memecahkan persoalan tekhnis.
Aturan main nya sederhana aja, yaitu tetap berprasangka baik jika saya blm merespon pertanyaan2an temen2. Karena di saat yang sama bisa jadi saya sedang di jalan, bisa jadi saya lagi menggoyang mouse, atau bisa aja lagi berburu :-). Tapi semua pertanyaan saya usahakan bisa sy reapon, tentu sebatas kedangkalan ilmu dan pengalaman saya. Semoge bermanfaat yah dan sile diinvite nomor wa nya:
085245186277
Masjid Munzalan Mubarakan II adalah cikal bakal berdirinya Pondok Modern Munzalan Ashabul Yamin. Masjid ini dibangun menggunakan dana pribadi oleh H.M.Nur Hasan. Sebelumnya, bersama H.Rahmat, HM.Nurhasan membangun Masjid Munzalan Mubarakan I yang terletak di Jl. Ampera.
Kedua masjid ini memiliki bentuk yang hampir sama yang menyerupai sebuah kapal. Tak heran para jamaah lebih sering menyebutnya dengan nama Masjid Kapal. Masjid Munzalan Mubarakan II yang terletak di S.Raya Dalam disebut dengan Masjid Kapal Serdam, sedangkan yang di Ampera disebut Masjid Kapal Ampera.
Masjid Kapal Serdam adalah sebuah masjid yang tak pernah sepi dengan kegiatan. Para aktivis Dakwah sering menjadikan masjid ini sebagai tempat pertemuan dan tempat untuk menggelar berbagai bentuk kajian keagamaan. Salah satu lembaga yang menjadikan Masjid ini sebagai basis aktivitas adalah Yayasan Ashabul Yamin Khatulistiwa yang diketuai oleh ustaz Luqmanulhakim. Di Masjid Kapal Serdam ini pulalah pada tanggal 15 Ramadhan 1435 H, PMM AY didirikan.
Kini di dalam masjid berukuran sekitar 200M2 itu semakin penuh dengan aneka aktivitas. Terdapat setidaknya 3 aktivitas Majelis Pengajian tetap yang digelar di Masjid ini yaitu Forum Subuh Menggapai Keberkahan (ForumSMK) yang diselenggarakam setiap Sabtu subuh, Majelis Pengajian Bayt Quran, setiap Sabtu siang, serta Majelis Pengajian Berkah Negeriku dengan Al Quran yang diadakan setiap Ahad Pagi.
Selai tiga majelis pengajian tetap, setiap jumat malam ada semacam program i'tikaf yang diselenggarakan oleh PMMAY. Program itu disebut Terabas, terapi bangun subuh yang diselenggarakan setiap jumat malam.
Selain itu ada pula kegiatan kursus bahasa Arab yangbdiselenggarakan setiap Jumat Sore.
Masjid Kapal Serdam juga tergolong sangat aktif mengundang tokoh-tokoh agama untuk mengisi radio komunitas yang didirikan di ruang belakang masjid. Radio itu bernama Radio Munzalan yang baru diresmikan pada tanggal....yang lalu.
Saat ini Masjid Kapal serdam sedang berencana melakukan perluasan dengan menambah ruangan pada bagian atas Masjid yang akan difungsikan sebagai cafe dan kantor lembaga masjid, serta memperluas ruang masjid di bagian samping yang akan dijadikan sebagai wisma dan atau aula.
Iseng-iseng otak-atik angka durasi umur negeri-negeri di Pulau Jawa. Kesimpulannya orang Jawa itu lebih jago berpolitik daripada orang ...